Berbagi Tips Hafalan bagi Anak-anak (Hafalan Qur’an, do’a dan hadits)


Ada yang berpendapat mengajak buah hati untuk hafalan, membutuhkan tenaga ekstra. Hemmm…iyah juga untuk awalnya. Namun jika tekun dan bersabar melatih mereka, kita akan menemukan trik khusus untuk membimbing mereka menjadi hafidzul Quran, bahkan bisa juga untuk Hadits dan do’a-do’a sehari-hari. Moga sedikit tips ini bermanfaat.


1. Memulai di pagi hari

Karena di pagi hari adalah, energi mereka masih utuh, belum terpakai untuk gerak sana sini. Sudah default bagi anak-anak berlarian ke sana kemari. Masih bisa fokus terhadap materi hafalan yang diberikan.

2. Pengajar harus hafal

Lucu dong, kalo ummi/abi/ustadz/ustadzah menuntut mereka hafalan eh kita bawa catatan🙂. Dan terkadang egoisme orangtua adalah menuntut anak-anak hafal sedangkan mereka tidak.Ayat 2 dan 3 dalam Surat As Shaff semoga cukup menjadi lecutan bagi kita.”Wahai Orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (Itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.”

3. Memancing dengan kesukaan mereka(bukan berarti memanjakan)

Maksudnya di sini, anak-anak suka visualisasi. Jadi bisa menarik mereka dengan memberikan poin/nilai berupa gambar. Misal, menggambar sebuah pohon, namun tidak diberi buah/bunga. Jika mereka hafal beberapa surat/ayat, beri reward berupa gambar buah/bunga . Ini saja sudah sangat menggembirakan mereka. Atau sesekali memberikan reward berupa jempol( wah ini kesukaan anak-anak juga). Atau sesekali berikan hadiah (hadiah dianjurkan sesuai kebutuhan mereka bukan kesenangan, karena hal ini akan membuat ketergantungan)

4. Berfastabiqul khoirot

Kalau lebih dari satu anak memudahkan untuk berkompetisi berfastabikul khoirot, tapi jika cuma satu anak, maka bersama2 pengajar neh untuk berkompetisi.

5.Tumbuhkan kepede-an

Menumbuhkan kepede-an mereka, sesekali tampilkan di hadapan keluarga/kawan. Hal ini bukan untuk membuat mereka riya’ atau bangga, namun menumbuhkembangkan kepede-an di hadapan mereka.

6. Dipraktekkan secara langsung

Segala sesuatu yang dipraktekkan secara langsung akan lebih mudah diingat dan dipahami, daripada dihafalkan. Nah, untuk itu jangan segan2 mempraktekkan dalam keseharian. Sebagaimana Husain tabata’i yang menggunakan bahasa AlQur’an dalam kesehariannya.

7. Do’a

Tak lupa mendo’akan mereka(anak-anak). Karena do’a orangtua itu sangat ampuh.

“Do’a orangtua kepada anaknya seperti do’a Nabi kepada umatnya” (HR.Imam ad Dailaimiy)

Tambahan, jika pada masa hamil/semasa kecil sebelum bisa berbicara sering diperdengarkan ayat2 qur’an oleh ibunya, akan lebih mudah membantu mereka(anak-anak) saat berbicara untuk hafalan. Karena yang pertama kali adalah merespon adalah pendengaran anak.Sudah terbukti dari salah seorang anak yang ibu dan ayahnya adalah hafidzul Qur’an dan bahkan mebacakan do’a2 ketika dia beraktifitas, tersimpan dalam memorinya, dan ketika diajak hafalan mudah sekali menyerap dan menghafalkan. Apapun tips yang disampaikan, bisa jadi sudah dan telah banyak terdapat di buku-buku yang telah beredar. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, semakin kita terasah berinteraksi dengan hafalan anak-anak, semakin mengetahui celah dan trik ‘menaklukkan’ mereka.

Semoga sedikit tips ini bermanfaat bagi siapa saja yang berharap untuk mencetak generasi pejuang dan penjaga dienullah.

“Orang yang terbaik diantara kalian adalah orang yang mempelajari AlQur’an dan mengajarkannya” (HR. Al-Bukhari dari Utsman bin Affan r.a)

Wallahu’alam bis showab.

[Inspiring from my little students :Zahroh, Hanum dan Salman
Semoga tumbuh menjadi anak2 Soleh solehah
dan menjadi estafet selanjutnya perjuangan Dienullah
Jazakumullah khoiron katsir]

-Fathiyah-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s