Spirit To Do More (24 Juni 2011 – Pra KonJab 1432 H GOR Sidoarjo)


Menculik judul dari kajian yang diadakan oleh sebuah LDK di sebuah kampus (buat pengurusnya….boleh ya… kan dalam Islam gak da hak cipta..hehehe..)–Intermezo ^_^

Hitungan Hari kan berganti menjadi hitungan Jam…berlanjut hitungan menit…hingga detik yang kan menghampiri..dan insyaAlloh berakhir pada masa itu kan tiba…Konferensi Rajab 1432 H pada tanggal 26 Juni 2011 di GOR Delta Sidoarjo


2 HARI LAGI insyaAllah 30.000 kaum muslim se-JATIM dan BALI akan melaksanakan perhelatan akbar yang di selenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia. Gempita Kesuksesan Konferensi Rajab telah membuncah di berbagai wilayah di nusantara, perdana dibuka tanggal 2 Juni di kota Seribu Sungai (baca: Banjarmasin). Berlanjut dengan  tanggal 12 Juni yang berlangsung di 8 kota, yakni Kendari, Samarinda, Batam, Bandar Lampung, Palangkaraya, Palu dan Ketapang. Semangat memperjuangkan Syariah dan Khilafah semakin membahana. Bahkan dilaporkan di Kota Kendari di hadiri lebih dari 15.000 peserta, pasca dari KR, 2 mobil yang mengangkut peserta yang seluruhnya dari luar kota mengubungi HIzbut Tahrir dan menyampaikan bahwa sudah tidak sabar lagi untuk ikut pembinaan bersama Hizbut Tahrir. Masih dari Kota yang sama, ada salah seorang Imam Masjid yang meminta Al Liwa dan Ar Royah untuk dipasang di mimbar masjidnya sebagai bukti dukungan beliau terhadap perjuangan syariah dan Khilafah, banyak tokoh dan peserta yang larut dalam keharuan perjuangan Hizbut Tahrir dan tidak terasa mereka mengeluarkan air mata menyaksikan KR (Konferensi Rajab) yang dilaksanakan, bahkan seorang peserta yang semula menganggap biasa-biasa saja kontak2 yang dilakukan syabab HTI kepadanya, setelah KR mengatakan bahwa baru memahami tentang kejelasan dan kesungguhan perjuangan HTI untuk merealisasikan syariah dan khilafah. Subhanallah…

Tak sampai di sini bara perjuangan Islam terhenti… Masih berkobar bahkan semakin terasa geliatnya di seantero pelosok nusantara. Pada tanggal 18 juni 2011, terlaksana KR di dua kota Palembang dan Ternate. Menyusul 19 Juni 2011 berlangsung juga KR  di 10 kota Pekanbaru, Padang, Pangkalpinang, Kepulauan Riau, Yogyakarta,  Bengkulu, Lubuk Linggau, Jambi, Banda Aceh, dan Mataram.

Sungguh…perjuangan ini ibarat bola salju yang menggelinding yang kian lama kian membesar. Takkan ada yang mampu untuk menghentikannya melainkan atas kehendak Allah Azza wa Jalla. Perjuangan saudara-saudara kita di seantero wilayah zamrud khatulistiwa bahkan di belahan bumi lain demi tertegakannya izzul islam wa muslimin semakin mendapatkan respon positif dari kaum muslimin dan juga non muslim.

Perjuangan dakwah tak selamanya manis dirasakan, terkadang pahit pun menyertainya. Rasulullah SAW ketika mendakwahkan islam pada kaum Quraisy, menerima hinaan, cercaan, bahkan hingga jiwa beliau terancam. Namun, Rasulullah tak pernah terbersit sedikitpun untuk kompromi dengan kaum kufar demi meraih kesuksesan dakwah Islam. Ketika Rasulullah ditawari kekuasaan, harta bahkan wanita dengan syarat meninggalkan dakwah Islam, maka beliau menolak secara tegas.

وَاللهِ لَوْ وَضَعُوْا الشَّمْسَ فِيْ يَمِيْنِيْ وَاْلقَمَرَ فِيْ يَسَارِيْ عَلَى أَنْ اَتْرُكَ هَذَا اْلأَمْرَحَتَّى يَظْهَرَهُ اللهُ أَوْ اَهْلِكَ فِيْهِ مَاتَرَكْتُهُ

Demi Allah, seandainya mereka sanggup meletakkan matahari di sebelah kananku dan bulan di sebelah kiriku agar aku mau meninggalkan urusan (dakwah) ini, aku tidak akan meninggalkannya, sampai Allah memenangkan dakwah ini atau aku hancur karenanya. (Sîrah Ibn Hisyâm)

Rasulullah SAW, kekasih Allah yang tergolong maksum lebih memilih keridhoan Allah dibandingkan kehendak kaum Quraisy. Lantas bagaimana dengan kita? Kita yang baru menerima hinaan, penolakan atas dakwah ini akankah dengan mudahnya melepaskan perjuangan ini, hanya karena orang tua menentang kita, teman memusuhi kita, bahkan jika semua orang di sekitar kita tak sedikitpun mau mendukung perjuangan dakwah ini. Ingatlah bahwa Allah yang kan senantiasa bersama-sama kita, dan ingat pula bahwa masih ada juga saudara seperjuangan kita, meskipun jumlah mereka tidaklah banyak. Meskipun mereka bukanlah dari kaum bangsawan dengan bertahtakan kegemilangan harta, dan meskipun bukanlah dari golongan terpandang. Namun, mereka yang senantiasa mengokohkan ikatan persaudaraan atas dasar mabda Islam, bukan karena adanya manfaat di antara kita. Melainkan atas dasar keimanan kepada Allah SWT dan yakin atas janji-Nya.

Rasulullah saw. bersabda:

بَدَأَ اْلإِسْلاَمُ غَرِيْبًا وَسَيَعُوْدُ غَرِيْبًا كَمَا بَدَأَ فَطُوْبَى لِلْغُرَبَاءِ

Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali dianggap asing seperti semula. Karena itu, berbahagialah orang-orang yang terasing. (HR Muslim)

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar. (QS. At Taubah [9]:111)

SYURGA… itulah kemenangan terbesar bagi kaum muslimin yang berjuang di jalan Allah. Itulah impian dari setiap  jiwa-jiwa yang mendamba perjumpaan dengan Rabb-Nya. Sungguh, tiada kenikmatan terbesar melainkan apa yang telah dijanjikan Allah yang tertulis di AlQuran serta disampaikan kekasih yang paling di kasihi-NYA .

Rasulullah SAW bersabda:

لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَتِيْ عَلَى الدِّيْنِ ظَاهِرِيْنَ، لِعَدُوِّهِمْ قَاهِرِيْنَ، لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ إِلاَّ مَا أَصَابَهُمْ مِنْ لأْوَاءٍ حَتَّى يَأْتِيَهُمْ أَمْرُ اللهِ وَهُمْ كَذَالِكَ

Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang membela agama (Islam) dan selalu memperoleh kemenangan. Mereka akan mengalahkan musuh mereka. Tidak merintangi mereka orang-orang yang menyalahi (pendapat) mereka, kecuali sekadar kesulitan hidup yang akan menimpa mereka sampai datang kepada mereka keputusan Allah (Hari Kiamat), sedangkan mereka tetap dalam keadaan demikian.  (HR Ahmad dan Thabrani).

Wahai saudaraku yang kucintai karena Allah, semoga kita tetap istiqomah dalam melakukan perjuangan ini. Sebagaimana yang dilakukan Rasulullah dan Nabi-nabi terhadap kaumnya, serta para sahabat kepada kaum muslimin. Meskipun tak bisa kita menyamai mereka, namun kita bisa mengupayakan meneladani perjuangan mereka. Tak gentar menghadapi berbagai upaya yang menggagalkan dakwah, berbagai terror, intimidasi, hingga opini buruk tentang perjuangan bahkan ancaman yang membahayakan jiwa ini hendaknya kita hadapi dengan sabar dan istiqomah serta senantiasa mengharap pertolongan Allah. Tak ada yang sia-sia di hadapan Allah, sedikit apapun akan bernilai berharga dan mulia di sisi Allah.

Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba-hamba-Nya. dan mereka mempertakuti kamu dengan (sembahan-sembahan) yang selain Allah? dan siapa yang disesatkan Allah Maka tidak seorangpun pemberi petunjuk baginya. (QS. Az-Zumar [39]:36)

Dan Allah akan memberikan pertolongan bagi hamba-Nya yang menolong agama Allah.

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (QS Muhammad [47]:7)

dan Sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu beberapa orang Rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa. dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman. (QS Ruum[30] :47)

Wahai saudaraku yang dimuliakan Allah…teruslah berjuang mendakwahkan Islam, kita serukan untuk kembali pada kehidupan islam, kita serukan pentingnya penerapan syariah secara kaffah dalam bingkai daulah Khilafah Islamiyah.

Terus bergerak menuju perubahan umat wujudkan kesejahteraan dan kegemilangan Islam. Tak ada alasan untuk mendiamkan umat dalam keterpurukan . Sudah saatnya menyatukan hati, pikiran, dan langkah untuk mengganti system yang ada dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan di ridhoi Allah SWT. Itulah kehidupan dalam naungan khilafah islami.

SUKSESKAN KONFERENSI RAJAB JATIM 26 JUNI 2011 di GOR DELTA SIDOARJO

dan kota-kota besar lainnya :

Gedung KONI Luwuk | Gd Amphi Teater FK UNTAN Pontianak |Gedung Serba Guna UNG Gorontalo

Selecta Medan |Celebes Convention Center Makasar

Doa Rasulullah SAW saat perang badar:

“Ya Allah, sempurnakanlah kepadaku segala apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, berikanlah apa-apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau membinasakan

pasukan Islam, tentulah Engkau tidak akan lagi disembah di muka bumi ini.” (Shahih Muslim)

Dan Allah menjawab dalam Quran

(ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: “Sesungguhnya aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu Malaikat yang datang berturut-turut”. (QS Al Anfal [8]:9)

-Fathiyah-

di kala kegalauan menghadapi kebiadaban sistem ini, hanya cahaya Ilahi yang mampu menentramkan hati

di kala merasa sendiri dalam perjuangan ini, hanya Allah yang kan menemani

di kala tak ada yang menerima dakwah ini, hanya Allah tempat berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s